RSS

Semoga hasilnya bagus..*hoping*

Lama yaa gak nge-blog, weekend kemaren gak ketemu lapy padahal banyak banget yang pengen di sharing ;-). Awal minggu ini lumayan dah ada beberapa progress dari persiapan pernikahan kami. Salah satunya kebaya, yak..aku pengen sharing tentang kebaya.

Sebelum ini kan pengennya jahit kebaya di Jogja, tapi ternyata rencana ke Jogja batal terus, kalo mundur-mundur terus takutnya kebayanya tar kepending terus. Daripada panik mending cari pilihan jahit kebaya di Jakarta aja.

Sharing sama bunda (calon kakak ipar), berhubung badan kami nyaris sama besar so aku percaya apa yang menurut badannya enak dipakai mungkin kalau aku pakai juga bakal enak. Kebetulan bunda punya lengganan penjahit kebaya yang ternyata adalah saudaranya, tempetnya ada di Cileungsi.

Hari kamis kemaren pulang kerja langsung ke Cibubur, dijemput mase n bunda didepan Kota Wisata and kami langsung meluncur ke Butiknya Chantika. Aku liat-liat hasil jahitan Chantika, alus and rapih, yang masang payet juga kenceng dan juga kreatif alias gak konvensional. Yup, aku jatuh cinta ;-)

Cari model yang aku suka dari gambar and Chantika mulai gambar, tuker pendapat apa yang aku mau dan apa yang menurut dia bagus. Aku upload rancangan Chantika ya...


Kurang lebih kaya gini rancangannya, pas dah fix ditotal lah harganya. Woowww muncul angka yang cukup fantastis menurut aku dan mase, 770K lengkap dengan bustier kaki 14 yang dihargai 270K sama Chantika. Bustier degan kaki 14 dibuat khusus buat aku karena aku gemuk, harga itu termasuk payet dimana-mana dan bordir. Karena kami merasa keberatan so dirubah sedikit rancangannya, depan dibuat sejajar bukan bentuk pinguin, itu bisa mengurangi bordir yang otomatis juga mengurangi payet. Akhirnya tertulislah angka 570K, yaa angka itu masih masuk akal karena termasuk bustier ;-)

Untuk kebaya resepsi degan sangat terpaksa belum bisa dijahit, sambil nabung ya bhooo...

Kalo ada yang pengen jahitin disana, aku kasih alamat Butik Chantika ya...
Chantika Boutique
Jl. Raya Narogong/ Simpang 4 Cileungsi Bogor
0813 8767 9448
021 8249 8102

Lega rasanya udah masukin kain buat akad ke penjahit, beban berkurang satu. Kami pulang, sampe kos jam 12 malem tapi hati lega, tidur nyenyak. Malem itu seneeeng banget, beruntung punya mase yang selalu berusaha do what he can to do. Sayang kamu mas.... Maaf ya akhir-akhir ini sering bikin kamu repot kesana kesini, anter aku kesana kesini. Tapi ini bakal jadi kenangan indah kok buat kita, amin.

Luv u mas :-*

Lucu nian yang ini.....

Nemu ide baru buat kemasan mahar, luchu menurutku, hehe. Butuh pertimbangan banyak pihak, yang penting share dulu lah ya disini. Ini ni, luchu kan???? :-D


Kalo pengen awet bisa ditaruh didalem kaca gitu, luchu menurutku, tapi entah menurut yang lain terutama masku, hihihi. Tapi kalo mahar bentuk ini gak bisa dengan pecahan tanggung, jadi kudu nemu uang kertas pecahan 10 rupiah dan 1 rupih, adakah 1 rupiah kertas?, mmm.

Kalo mau liat foto-foto yang lain buka di link ini ya, bakalan mupeng deh liat buket-buket bunga luchu yang ternyata itu dari duit dibikinnya. Kreatif banget sih orang-orang iniiii.....

Busyet seserahan masih kurang banyak, hedehhh..

Saatnya memikirkan seserahan dan berpikir untuk melengkapi yang belum ada. Mencoba membuat list seserahan dan menandai yang sudah ada. Habis ini mulai nyicil, tiap mase gajian ditodong sebagian buat beli seserahan, mataabbb, hohoho. Makasih sayang, maafkan aku yaa sedang banyak permintaan, pusing kamu ya yang ya???, yess :-D



Satu yang perlu aku bilang ke kamu ya yang, aku nggak akan minta yang aneh-aneh, aku gak perlu kamu belikan barang-barang dengan merk yang terkenal. Cukup nyaman aku pakai dan manfaat buat aku, jadi kamu bisa bernapas dengan lega yang, hihihi.

  1. Mukena+ Sejadah + Tasbih + Al Quran -> Mukena sudah disiapin sama Mama, yang lain nanti beli di Tanah Abang aja deh, Al Quran beli di Toko Islami gitu.
  2. Brukat + Songket + Clutch + Sendal pesta -> brukat sama songket sudah disiapin Mama dari jauh-jauh hari, bahkan sejak kami berdua belum berencana menikah :-)
  3. Bra + CD + Piyama + Lingerie - > yang ini belum sama sekali, ada pesen dari Bunda (calon kakak ipar) nanti pas beli Bra n CD sebaiknya masing-masing 4. Siap laksanakan!
  4. Perawatan Wajah + Make Up + Parfum + Dompet make up -> Perawatan wajah yang sudah baru masker dan sabun muka, haha. Make up yang sudah baru blush on , lipstick and maskara. Parfum alhamdulillaah sudah. All by Oriflame, memanfaatkan keakftifan member ;-)
  5. Perawatan tubuh + Peralatan mandi + Perlengkapan Mandi -> Perawatan Tubuh yang sudah baru body lotion. Peralatan mandi yang sudah dibeli baru body wash. Perlengkapan mandi seperti handuk dan piyama mandi nanti menyusul.
  6. Dompet + Jam Tangan + Perhiasan + Asesoris -> Dompet Alhamdulillaah sudaha ada, tinggal ambil di dagangan, haha. Pengen yang Marc Jacobs ato yang Hermes merah. Jam tangan ada bonus juga dari oriflame. Perhiasan dan asesoris belum kepikiran, hehe.
  7. Tas jalan + Dress + Sendal jalan + Flat Shoes -> Tas jalan sudah dibeliin sama Mama, ini juga sudah dibelikan jauh-jauh hari. Dress belum kepikiran sama sekali, haha. Sendal jalan ada wedges baru hadiah ulang tahun yang sama sekali belum dipake, karena aku lebih suka pake sendal jepit, lebih baik itu aja yang dijadiin seserahan kali ya. Flat shoes juga sebenernya ada, kemaren dibeliin mase oleh-oleh dari Bandung, belum dipake juga mpe sekarang, boleh lah itu diikutin sekalian.
  8. Seprai + Bed cover -> Seprai juga sudah dibelikan sama Mama. Untuk yang lain, saya tak tahu ;-)
Kalau ada tambahan yang lain aku belum paham, biasanya ditambah dengan:
  1. Aneka kue khas Palembang biasanya ada :-D
  2. Aneka buah
  3. Pempeeek, mauuuu... Hahahaha....
Kalo gak ditambah pun ini sudah 11 kotak, kalo menurut tradisi Jawa seserahan harus ganjil jumlahnya, kalo menurut saya pribadi berapapun tidak masalah ;-)

Restu kalian adalah anugerah..

Tadi sempet pas lagi sendiri, kok tiba-tiba inget semua. Bandelku, nakalku, mbangkangku, kurang ajarku, pokoknya jaman-jaman itu. Terus disambungin ama sekarang, aku sekarang yang lagi sibuk nyiapin untuk pernikahanku yang insyaAllah 3,5 bulan lagi, amin.

Inget pas lamaran kemaren, aku yang hari itu banyak diem karena gak bisa berkata apa-apa, apalagi pas keluargaku mendengar kata-kata dari pihak mase buat melamar aku. Aku teringat almarhum bapak, seandainya.... Yaa seandaianya beliau ada, beliau mungkin akan melakukan hal yang sama dengan apa yang aku lakukan, yaitu meneteskan air mata. Aku lihat muka ibu, muka om tanteku, muka kakak-kakakku, entah kenapa aku seperti bisa membaca pikiran mereka.

Akhirnya... Ya!! Akhirnya...
Kurang lebih sepertinya itu yang ada dipikiran mereka. Aku yang begitu dimasa itu akhirnya aku dilamar dan berencana menikah, itu luar biasa.

Inget waktu lebaran sungkem sama Ibu, aku pamit sambil meneteskan air mata pastinya. Aku meminta doa dari Ibu, semoga keputusanku kali ini menjadi keputusan terbaikku, aku meminta beliau mendoakanku supaya kehidupanku setelah menjadi lebih baik lagi. Ibu dengan tegasnya menjawab, "insyaAllah ini udah diatur sama Allah, yakini ini keputusan yang baik". Aku peluk ibu walaupun mungkin hari itu aku tidak memeluknya dengan sangat erat, tapi aku tahu ibu pasti memahamiku dengan pelukanku yang hanya sebatas itu.

Inget muka ibu dan kakak-kakakku dan juga ponakan-ponakanku. Aku tahu mereka bahagia untuk aku, aku tahu mereka amat menyayangiku. Aku yang sempat sedikit menjauh dari mereka akhirnya mereka merangkulku kembali. Aku kembali dan aku menjadi seperti ini.. Terima kasih ya karena tetap ada disampingku dan menerima aku apa adanya, tidak peduli dengan sikapku yang terdahulu. Indah, mempunyai kalian adalah hal indah dalam hidupku.



Hari ini, aku nulis ini khusus untuk ibu, kakak-kakakku, ponakan-ponakanku:


Ibu..
Terima kasih ya bu selalu memberi aku kesempatan untuk berusaha, untuk mencoba menjadi yang terbaik minimal untukku dan untukmu. Terima kasih ya mengijinkan aku untuk menikah sebelum S1-ku yang sudah amat sangat terlambat ini bisa aku selesaikan. Terima kasih ya untuk kesabaranmu menghadapi aku.
Maaf bila selama 29 tahun ini aku banyak sekali merepotkanmu. Maaf bila selalu membuatmu menangis ditiap solat malammu. Maaf bila seringkali membuat tidurmu tidak nyenyak disaat aku terbuai dengan duniawiku. Dan maaf bila aku tidak mampu membacakan tulisan ini didepanmu. Aku sayang ibu.


Almarhum Bapak dan saudaraku yang sudah tiada..
Allaahummaghfirlahum, warkhamhum, wa'afihii wa'fuanhum. Allaahumma laa takhrimna ajrohum, wa laa taftina ba'dahum waghfirlanaa walahum. Robbighfirlii waliwaalidayyaa, warkhamhumaa kamaa robbayaani soghiiro, amin.


Kakak-kakakku..
Terima kasih karena kalian sangat menyayangi aku, bahkan aku merasakan kasih sayang kalian kepadaku tidak berbeda dengan cara kalian menyayangi anak-anak kalian. Aku selalu merasa menjadi adik dan juga menjadi anak saat bersama kalian. Terima kasih semua bantuannya selama ini, semoga aku bisa membalas semua kebaikan kalian. Aku pengen kita selalu rukun, akur, erat dan tidak terpisahkan.


Ponakan-ponakanku..
Peluk buleeeek.... Cium buleeeek....
Kalian yang selalu menjadi pasukanku saat kita bermain bersama. Kalian yang selalu menjadi anak-anakku saat kita mencari tahu segala sesuatu tentang kehidupan dengan cara kita yang luar biasa. Kalian yang selalu menjadikanku musuh saat kalian menganggap aku tidak sependapat dengan kalian. Tapi kalian juga yang selalu menghiburku dan selalu mengejekku. Hhhmmmm....kalian keponakan yang luar biasa hebat, luv u all :-*



Malam ini aku rasa aku bisa tertidur nyenyak, karena bahagiaku setelah merasakan nikmatnya memiliki kalian semua. Doakan aku ya, aku membuat keputusan yang tepat kali ini. Doakan aku ya, aku meyakini sesuatu yang memang tepat kali ini dan selamanya.


Big big HUG......

Baru kepikiran bout MAHAR..!!

Tadi pagi di-tag foto di FB sama temen SMA, uang mahar yang disusun and dibikin jadi gambar boneka Jepang. Oiya, aku sama mase kok gak kepikiran tentang mahar kami nanti ya, hadeehhhh. Padahal itu yang terpenting, bukan?

Mase pernah bilang, alat sholat dan Al-Quran hanya akan diberikan sebagai seserahan. Untuk mahar tradisi dalam keluarganya adalah uang atau perhiasan. Aku manut saja, kan dikasih ini, hehe.

Kalau mau uang, aku pikir boleh lah dijadiin hiasan toh bisa disimpen selamanya. Ini berlaku kalau uang maharnya gak besar, kalo besar mah jadi deposito aja, hohoho. Kalo mau diitung pake tanggal, 402.011 rupiah bisa jadi pilihan, gut gut....

Lanjut browsing buat mahar-mahar. Lucu-lucu ternyata, hihihi. Ada yang aku taksir, aku upload kok, tenang...:-)


Luchu kan yang kupu-kupu gini, mmmm kesannya gimanaaa gitu.. Gimana ya?, entah... Suka aja, kalem gitu kesannya, halah..


Ada satu lagi yang aku taksir, penampakannya adalah.....


Yang ini luchuuuuuu, warna warni meriahhh dan gue banget, hihihihi.....


Masalah mau pilih yang mana, liat nanti. Yang penting dah ada pandangan... Pengen minta tolong Umi buat bikinin salah satu dari ini :-)

Ini ni yang bikin aku jatuh cinta :-)

Dari awal entah kenapa aku langsung jatuh cinta ama ungu, gak kepikir warna lain-lain langsung tiiing ke ungu. Mulai deh cari-cari serba ungu, hoho. Untuk baju pengantin aku pegennya sewa aja yang ungu jadi gak perlu bikin, tapi berhubung kain dah ada yang beliin kaya yang pernah aku share disini so pasti aku kudu cari model kebaya.

Dapet foto pengantin ungu dari temen, aku langsung sukaaaa. Ini nih fotonya....



Gak ta kenapa ya aku suka ngeliatnya.. Simple, sederhana, tapi tetep kelihatan mewah menurutku. Tapi maybe nanti harus dibikin lebih pendek aja biar aku gak terlalu keliatan buntet, mmm.

Buat baju mas Anto, kemaren dah dapet info kalo vendor riasya punya kok baju beskap warna ungu, legaaa ;-)

Tinggal memutuskan jahit dimana, diJakarta atau diJogja. Nanti pas dah ada cerita lanjutan tentang kebaya pasti aku critain kok....

Gebyok atau Kain ya yang oke?

Kemaren ngobrol sama temen yang kebetulan dia punya bisnis Wedding Organizer di Jogja. Setelah ngobrol ini itu, ada hal yang aku lupa isikan ke kepalaku. Dekorasi!!

Selama ini aku terlalu asik dengan printilan-printilan ini itu, jadi gak menyempatkan browsing untuk dekorasi. Akhirnya coba deh browsing tentang dekorasi. Intinya aku pengennya yang pake sofa-sofa aja, jadi minimalis and gak terlalu heboh. Kalo ada warna putih itu lebih baik karena bajuku nanti warna ungu tua.
Ada dapet foto sih, tapi ini nggak ungu banget, tapi pengen yang begini ni...


Harus digaris bawahi ya, aku cuma pengen yang menyerupai ini bukan persis seperti ini. Hmmm kadang keluargaku menilai aku terlalu banyak maunya, padahal ini hanya ide, okey bro n sist??? Awas kalo punya pikiran jelek, haha.

Kata temenku, dengan dekorasi yang seperti ini mungkin akan lebih murah daripada memakai gebyok kayu untuk dekorasinya. Semoga nanti vendornya punya stok untuk dekorasi yang seperti ini. Apalagi gedung tempat aku nikah nanti kecil, jadi bisa lebih irit lagi biayanya, hehe.



Sudah pertengahan Oktober..!!!!

Gara-gara baca blog ini dari tadi, jadi nyadar ternyata persiapan kami masih amat sangat sedikit. Riska & Belm 3 bulan sebelum menikah dah siap ini itu, kami masih banyak yang belum dimulai. Banyak vendor yang belum oke, banyak persiapan yang beum dimulai, oh God.....

Yang ada setelah baca tulisan Riska disitu maah jadi terharu biru, baca pas akad, baca pas honeymoon, oh so sweet. Thanks ya dah kasih bocoran persiapan-persiapannya n banyak cerita-cerita yang amazing banget ;-)


Coba share sejauh mana persiapan kami buat 3,5 bulan kedepan..

Akad Nikah

Venue: Home sweet home
Penghulu: Belum
Dekorasi rumah: Belum milih dekorasinya (belum DP juga)
Make up & Hair do: Belum (Mama Ayu or Danny violet)
Kebaya & beskap pengantin: Belum (Kebayaku jahit & sewa di Palembang)
Catering: Masak dirumah & catering
Dokumentasi: Belum (Aphuy)
Cincin: Pake cincin pas tunangan aja, tinggal poles lagi :-D

Resepsi

Venue: Belum booking (Gedung Dwija Bhakti Kedu Temanggung)
Undangan: Belum naik cetak (Arif Jaya-Pak Haji Udin Kp. Melayu)
Souvenir: Belum deal
Catering: VAS catering (sudah DP)
Dokumentasi & Liputan: Belum (Aphuy)
Bridal: Belum (Mama Ayu or Danny Violet)
Entertainment: Belum (Keroncong dari Magelang or Band lokal-Fuad)
Dekorasi: Belum milih dekorasinya (belum DP juga)
Prewed: Belum (Foto sendiri pinjem SLR Abhi ;-D)
Seragam keluarga: Bombay Textile Cipadu


Wahhhhh masih banyak merahnya, hahahahahaa..... Oh God!!! Desember harus udah kelar semuanya, aminnn... Coz januari masih kudu PPL, yihaaaa :-D.. Bismillaah, semoga dikasih kelancaran sama Allah, amin.

Senangnya ketemu Pak Haji..

Tadi malem dah kerumah Pak Haji Udin di Kampung Melayu nanyain harga undangan. Seneng deh pas disana, Bapaknya baik. Pas dah ngobrol-ngobrol akhirnya nemu harga buat undangan yang kami pengen, Alhamdulillaah dapet lebih murah dibanding percetakan-percetakan yang lain. Kalau besok jadi setorin naskah undangan, dummy mau dibikinin dalam sehari. Dummy bisa dibikin sebelum DP, duh makasih Bapak. Kami masih bingung milih antara yang pake pita n kalkir atau yang polos aja. Selisih harganya lumayan, 700 rupiah, hehehe. Tapi karena kanjeng ibu pengen ada doa Nabi di undangan itu, jadi kemungkinan pake yang dalemnya berlembar-lembar n pake kalkir. Sayangnya foto undangan yang kami suka gak disimpen di laptop ini, nanti aja kami fotoin dummy-nya pas dah jadi :-D

Kalau besok dummy oke, insyaAllah langsung DP n naik cetak. Buat temen-temen yang berencana menikah nanti, bisa langsung kerumahnya Pak Haji Zaenuddin.

Vendor undangan:
Arief Jaya - Jl. Kampung Melayu kecil II No. IA Jakarta Selatan
No. Telpon : 021-83791445 (Langsung sama Pak Haji Udin)

Rutenya:
Kalo dari arah Casablanca, pertigaan tepat setelah rel kereta stasiun Tebet belok kiri, belokan pertama belok kanan nanti lurus aja ikutin jalan sampe nemu perempatan n lurus. Nanti kiri jalan ada Masjid, rumah Pak Haji Udin tepat setelah Masjid. It's easy :-)

Spesifikasi undangan yang kami pengenin ukurannya 15x13cm. Kertasnya jasmine, aku kurang suka kertas laminating, so glossy menurutku. Gitu juga menurut si Mas.. Warna untuk amplop kami pilih ungu tua, tadinya undangan pengen off white tapi dikasih masukan sama Pak Haji gak bagus nanti jadilah dipilihin warna plasma purple, feel ama kombinasi warna lebih bagus Pak Haji daripada kami, hehe.

Kami suka undangan ini karena amplopnya itu bentuknya miring, miring kaya orangnya, hohoho... Duh pengen banget upload fotonya, tapi apa daya tak tersimpan disini, hukz..

Cerita untuk undangan segini dulu ya, nanti pas dummy udah jadi aku share lagi. Tunggu ceritaku selanjutnya tentang vendor-vendor pernikahan and sekelumit tentang keribetan calon pengantin :-)



Ungu-ku sudah mulai terlihat

Pengen cerita tentang kebaya yang bakal dipake aku and keluargaku nanti pas hari spesialku. Menyenangkan and gak sabar hari itu tiba ;-)
Hari kamis malem, dapet kiriman kain kebaya dari mbak Aldin. Duh padahal awalnya cuma sharing aja masalah acara nikahanku nanti, ehh malemnya dah dikirimin kain kebaya buat akad, buat resepsi and buat Ibu juga Mama. Makasih ya mbak Din, luv u :-*

Terharu, hhmm pastinya... Apalagi banyak hal lain yang bikin aku kebaya yang gak bisa aku critain disini. Begitu liat kebaya-kebaya itu langsung nangis, cengeng memang... Tapi kain kebaya ini bentuk riil pertama sebaga bukti kalo acara itu ternyata memang beneran ada nantinya, hahaha.
Kebaya off white buat akad, aku sukaaa.. Apalagi gratis bin dikasih itu yang bikin aku tambah suka, hahaha.. Wajar kan, tapi ini gak minta lho... Diatas itu foto kain kebaya yang dibeliin mbak Din. Walopun kain ini ternyata sama ama punya mbak Emi, tapi nanti bisa diakalin pake payet biar gak keliatan mirip. Mbak Emi sempet ke GR-an dikira aku pengen ama kebayanya dia jadi deh buat akad aku beli yang sama ama kain dia, heeei mbakku sayang, ini pilihan mbak Din yaa bukan pilihanku, hihihi. Semoga nanti pas dah jadi bisa bagus dibadanku. Kain ini mau aku combain pake songket Palembang, renacananya pas akad nikah kami pakai nuansa Palembang jadi biar orang tahu aku dapet orang mana, haha.
Mas Anto rencananya mau pake baju Tanjak Melayu, khas Palembang jadi yaaa ngrasain dikit kaya apa jadi pengantin Palembang, hehe. Kain tanjak penampakannya kaya apa, kita bahas nanti ya ;-)

Ini kain kebaya unguku, hihihi... Gak kebayang nanti kaya apa cantiknya aku pake kebaya warna ini, narsisss.. Aku yang biasanya gak mau warna-warna yang cewek banget, pas nikah nanti aku milih warna yang bener girly, hihi. Tata akan berbeda hari itu, hoho. Aku dah simpen contoh foto yang aku dapet dari internet, aku suka banget ama kombinasi jilbabnya, tapi aku juga perlu konsultasi ama yang dandanin aku nanti kira-kira bentuk jilbabnya cocok nggak ama mukaku yang bul bul eeet, haha. Detailnya seperti apa kita bahas nanti ;-). Hari itu mas Anto mau pake beskap warna senada, banyak kok ternyata yang pada punya baju beskap warna ini, syukurlah.. Hari ini nuansa Jawa yang kami pakai, walaupun gak full Jawa. Tapi kami tetep pake kain jarik n beskap. Keluarga juga begitu.

Selain kain kebaya buat aku mbak Din juga beliin kain buat Ibu n Mama, warna ungu juga karena dipake di acara resepsi. Aku and ibu suka, ibu suka karena bahannya adem and gak perlu pake furing. Ini masih dibahas karena kalo menurut kebanyakan orang tetep lebih gagah brukat atau tille, terus kalo ini gak dipake so buat apa dong??, hehehe. Tadinya mau dipake pas akad nikah, tapi akad nanti pengennya nuansa off white n merah dimana-mana, biaso lahh ciri khas wong Palembang kan merah-merah. hhmm pamer dikit lahh kalo aku ni lah pacak ngomong pake bahaso sano, uhhuuuy :-D


Itu tadi kain kebaya yang udah ready dari kamis, hari Sabtunya aku bareng mbak Nurul nyempetin ke Pasar Cipadu di Kreo. Kami gak hunting, parkir langsung masuk 1 toko n langsung tring tring tring.. Bagus bagus, hahhaa..

Pertama niatnya mau beli yang buat bulik-bulik, kami pilihin warna pink magenta. Warna pink ini mendekati ke warna ungu, pas kain dah dipotong kok kami mikir ini terlalu muda ya buat nenek-nenek muda yang hebring, hehe. jadi kamu memutuskan kain ini kami pake buat keluarga besar Maksum alias kakak-kakakku, tapi aku juga mauu dong punya yang kembaran sama mereka, jadilah aku juga ikutan beli, mau make kapan tauk dah, sapa tau bentar lagi ponakanku Fina nyusul, hyaaa.

Sampe rumah ternyata yang lain berpendapat kain ini kurang ngejreeeng, aku juga nyadar pas kain ini disejajarin ama yang lain, iya yaa kok malah jadi puceeet. Ntar kasian doong sodara-sodaraku pada mendelep, tar kalah ngejreeng ama tamu, oh ooo. Hahahaha.. Akhirnya kami memutuskan nanti mau beli lagi kebaya keluarga yang buat resepsi, kain kebaya yang ini dipake buat acara akad nikah, wowww mereka pasti cantik cantiiik, so sweet.. Luv u all...

Nah mumpung di Cipadu akhirnya aku juga sekalian beli kain kebaya buat keluarga mas Anto, masih nuansa ungu, ungu muda.. tapi karena budget tipis aku gak beli kain kebaya ini buat aku, nanti deh kalo ke Cipadu lagi aku beli buat pribadi, nanti kalo ada acara and mereka pakai kebaya ini, aku ga punya sendiri????, oh tidaaak, hukz..




Dan yang terakhir ini kain kebaya yang bakal dipake sama bulik-bulikku nanti pas resepsi. Aslinya kainnya lebih tua warnanya entah kenapa disini terlihat agak muda, hehe. Semoga bulik-bulikku pada suka n pas ama kulit mereka nanti.








Buat temen-temen yang butuh kain, mending ke Cipadu aja. Lengkap n kalo pinter nawar dapet murah, hehe..

Toko kain:
Permata Textile yang ternyata saudaranya Bombay Textile.
Pertokoan Mulia Jaya Blok B No. 17, 18, 19
jl. KH. Wahid Hasyim Cipadu Kreo Tangerang


Rute:
Dari arah kebayoran lama menuju arah Ciledug, nanti di kiri jalan ada Giant, maju dikit ada pertigaan Kreo. Masuk aja terus, nanti bakal muncul penampakan toko-toko kain n pusat toko kain.

Nah, habis ini tinggal cari kebaya yang buat keluarga inti and buat Ibu n Mama pas akad nikah. Alhamdulillaah satu urusan sudah nyaris selesai. Habis ini undangan yang perlu digodog lagi. Tunggu cerita selanjutnya ya ;-)